Minggu, 03 Februari 2019

Dibalik Tabloid Indonesia Barokah

Kasus beredarnya Tabloid Indonesia Barokah di masjid dan pondok pesantren disejumlah daerah yang berisi menyudutkan pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno akhirnya memunculkan respon dari Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Menurut Luhut, berdarnya tabloid Indonesia barokah ini buaknlah berita bohong atau Hoaks, karena isinya fakta meskipun menyudutkan kelompok tertentu.
Tabloid Indonesia Barokah
Tabloid Indonesia Barokah

Luhut mengaku semnpat membaca sepintas tabloid Indonesia barokah dan melihat bahwa isinya adalah hal yang benar. Luhut Binsar Pandjaitan yang merupakan Mantan Danjen Kopassus itupun berujar bahwa agar TNI dan Polri kompak dalam menangani dan menangkal Hoaks yang beredar di masyarakat. Sementara itu, Tito karnavian menyatakan bahwa dirinya masih mempelajari konten dari Tabloid Indonesia barokah.

Dirinya juga akan berkoordinasi dengan Para saksi ahli dan juga Dewan Pers guna mengambil langkah strategis terkait beredarnya tabloid Indonesia barokah tersebut. Tito masih memberikan tolenrasi tentnag adanya kampanye negatif yang beredar karena yang dilarang dalam pesta demokrasi adalah adanya kampanye hitam atau black campaign yang mengaburkan fakta sebenarnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar